Laman

Check This

Tampilkan postingan dengan label fanfic sekolah akatsuki part 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fanfic sekolah akatsuki part 3. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

Fanfic Naruto Sekolah Akatsuki ( Part 4 ) by Kevin

Di asrama Kamar 001  
  
Naruto : “Wah, beli alat mewarnai dimana yah? Hmmm”
Shikamaru : “Udah santai aja, pinjem aja ke Sai!”
Naruto : “Ide bagus, tumben lu pinter Shi (emang pinter kale) udah ye gue pengen ketempat Sai dulu, bye-bye”
Di asrama kamar 003
Naruto : “SAI!”
Sai : “Iya”
Naruto : “Ada yang baru nih”
Sai : “Apa?”
Naruto : “Pake ini dulu yah”
Maaf-maaf salah dialog
Naruto : “Sai”
Sai : “What the hell?”
Naruto : “Pinjem alat mewarnai dong, nanti hari Kamis pas pulang sekolah gue balikin deh!”
Neji : “Gak modal banget lu to!”
Sai : “Ya udah tapi janji hari Kamis balikin ya!”
Naruto : “Ya janji!”
Sai : “Ya udah, besok crayon aku kasih ya”
Naruto : “Benarkah wah kamu baik sekali ya Sai”

Hari Rabu
Pelajaran pertama : Olahraga
Pelajaran kedua : Agama
Pelajaran ketiga : Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Pelajaran keempat : Sopan Santun
Pelajaran kelima : Matematika

Pelajaran Pertama
        Kemaren bila ada dua sosok aneh maka sekarang hanya ada satu sosok aneh yang mendekati kelas AP ( Anggota Perfilman ). Sosok itu makin dekat dan makin dekat aja, sosok itu makin jelas menyerupai ikan ‘asin’ yang digoreng Konan 16 tahun silam. Sosok itu tidak memiliki gigi tetapi memiliki 1200 taring, kulitnya bewarna silver dengan insang menyerupai Naruto. Dan sosok misterius ini adalah :
Jeng Jeng Jeng
Hoshikage Kisame
Kisame : “Halo anak-anak!”
       Kedelapan AP bingung setengah hidup dipanggil anak-anak oleh ikan asin didepan mereka semua, mereka berdelapan merasa diri mereka sudah tua tapi tidak setua hokage ketiga, padahal pada hari sebelum-sebelumnya mereka berdelapan tidak merasa kebingungan sedikitpun dipanggil anak-anak. 
      Tapi yang paling membuat bingung mereka semua adalah sebuah aroma yang luar biasa bau.
Kisame : “Sekarang semuanya boleh ambil botol minum lalu kita semua pergi ke lapangan sekarang juga! AYOOO!”
Kedelapan AP langsung mengambil botol minumnya, dan langsung berlari eh berjalan aja deh biar gak menyinggung pelajaran Tobi. Mereka semua sudah berkumpul di lapangan. ( Chiara : "Apa hubungannya sama pelajaran Tobi??" )
Kisame : “Sekarang semuanya pemanasan dulu ya, satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan!” (Lagi ngabsen bukan pemanasan si Kisame!)
Kisame : “Sekarang semuanya mengelilingi lapangan sebanyak 10x tanpa boleh istirahat, yang istirahat sebelum 10x, botol minumnya akan saya ambil!”
            Tanpa disuruh 2x kedelapan AP mengitari lapangan yang luasnya sampai 3 hektare ini (Sekolah internasional jelaslah seluas ini). Baru 10 m aja Hinata sudah pingsan, lalu setelah 2 putaran Shikamaru males lari lagi, 3 putaran Sakura, Sai, dan Neji sudah ngos-ngosan, di putaran ketujuh duel maut antara Naruto dan Sasuke berlangsung secara serius, Naruto mengeluarkan Dobel Rasenshuriken (emang ada?) dan Sasuke mengeluarkan kipas raksasa milik Uchiha (kayak Temari aja) pertarungan berlangsung senggggggiiiit (cuman lari biasa doang sampe segitunya yah), diputaran 9 mereka berdua tepar secara mengenaskan, dan yang berhasil mengitari lapangan 10x adalah Rock Lee yeeee yeeee.
           Ketujuh AP tersiksa saat minum mereka diambil oleh sang ikan Asin, sang ikan asin langsung meminum tujuh botol air yang masing-masing volumenya adalah 1 ½ liter kecuali Naruto yang hanya minuman merk **** gelas yang harganya Rp.500,00 bervolume 250 ml yang dibelinya dari Kakuzu, sementara itu Rock Lee hanya senyum-senyum sendiri gak jelas sambil meneguk air minumnya yang tinggal 3 tetes lagi karna ngos-ngosan.
Kisame : “Baiklah anak-anak yang tadi baru pemanasan masih banyak olahraga berikutnya ada senam, lompat jauh, angkat besi, push up, basket, balap sepeda, sepak bola, bowling, bulu tangkis, tenis, tenis meja, lompat tali, lompat karet, dan holahop”
        Ketujuh AP menganga mulutnya bagaikan mulut Orochimaru-chan mengeluarkan pedang kusanagi dari mulutnya, mereka bertujuh (Rock Lee : “Wah aku di lupakan”/Author : “Kamu kan gak kecapekan”/Rock Lee : “Oh iya ya tumben kamu pinter thor/Author : “Kalo gak pinter mah gak bakal bisa bikin fanfic beginian Lee) merasa bahwa apa yang di lakukan Ikan Teri ini tidak adil, mereka bertujuh merasa bahwa pelajaran Deidara lebih baik daripada pelajaran ikan gelodok (Author: “ikan asin kale”/AP: “DIEM” / Author : “K”) didepan mereka semua.
Kisame : “Baiklah sekarang semuanya senam ya satu dua tiga empat lima enam tujuh delapan”
Beberapa jam kemudian
Pukul 10.00
Kedelapan AP baru saja menyelesaikan holahop mereka semua dengan tubuh yang staminanya tinggal setubuh Plankton (Plankton : “What’s wrong with me?”).
Kisame : “Baiklah anak-anak untuk hari ini cukup sampai sini saja, hari Sabtu kita akan menuju kolam renang untuk latihan di dalam air oke!”


Fanfic Naruto Sekolah Akatsuki ( Part 3 ) by Kevin


Pelajaran ketiga

Kakuzu : “Semuanya, dalam pelajaran ini, bapak akan menawari masker berkekuatan turbo yang membuat wajah terlihat macho, warnanya macem-macem loh, harganya juga gak mahal-mahal amet, Cuma Rp.39.000,00 belum termasuk pajak 10%”
Kedelapan AP ( Anggota Perfilman ) terdiam selama satu setengah detik.
Kakuzu : “Gak ada yang beli? Udah deh gak apa-a……”
YEHHHHH HORAY WEDIRID WEDIRID
Kakuzu : “WOI”
Kakuzu : “Kenapa teriak-teriak gak jelas?”
Sai : “Gak apa-apa kok pak”
Kakuzu : “Kalian semua bawa sempoa?”
-
-
-
-
-
-
-
-
Kakuzu : “Kenapa kok diem?”
-
-
-
-
-
-
-
-
Kakuzu : “BAWA GAK?”
Naruto : “Gak bawa pak” (Author : “Tumben kamu jujur to?/Naruto : “Karna habis diajarin Tobi”/Author : “?”)
Kakuzu : “Sekarang semuanya keluarkan isi tas kalian!”
Inilah isi tas mereka:
Naruto : Pensil tinggal 5 cm, penggaris patah, buku Kakuzu robek, Gama-chan, dan buku resep membuat ichiraku ramen (Naruto mencuri resep ramen dari Ayame karena Naruto selama 2 hari tidak makan Ichiraku Ramen).
Sasuke : Pensil 2B, penggaris 30 cm, penghapus dari uchiha, buku Kakuzu dalam keadaan sempurna, sempoa lambang uchiha, dan kipas lambang uchiha.
Sakura : Majalah, pensil belum diraut, penggaris 15 cm, buku Kakuzu dalam keadaan sehat wa’alfiat dan sempoa warna warni.
Hinata : Pensil belum diraut, penggaris 30 cm, buku Kakuzu dalam keadaan sehat lahir batin, dan sempoa lambang hyuga.
Neji : Pensil 2B, penggaris 30cm, penghapus dari hyuga, buku Kakuzu dalam keadaan sempurna, dan sempoa lambang hyuga.
Sai : Pensil, Penghapus, penggaris kayu 12cm, crayon sinchan (?), kuas, tinta, cat lukis, cat air, cat dinding, cat kayu, cat pewarna, cat tekstil, dan buku Kakuzu dalam keadaan kotor penuh tinta hitam, putih, kuning, merah, biru, hijau, jingga, abu-abu, ungu, pink, nila, dan polkadot.
Shikamaru : Bawa tas aja kagak apalagi isi tasnya.
Rock Lee : Mirip Shikamaru tapi mendinglah bawa tasnya tapi gak ada isinya (?).         
Kakuzu : “Baiklah yang gak bawa sempoa sama bukunya rusak dan gak bawa berdiri didepan dengan tangan satu dan kaki kanan memegang kuping kiri dan kaki kiri memegang kuping kanan!CEPAT!”
Kakuzu : “Oh ya kalian juga bayar denda sebesar Rp.5000,00+$10!
Naruto, Sai, Shikamaru, dan Rock Lee tidak dapat mengelak lagi, mereka terpaksa melaksanakan apa yang disuruh oleh majikan eh guru matre mereka.
Kakuzu : “Nah yang masih duduk cobalah pake sempoa kalian semua dan sekarang kita mu……"
Teng Teng Teng
Naruto : “Yuhuuu”
Sai : “Yu?”
Shikamaru : “Hu?”
Rock Lee : “Yuhu?”

Pelajaran keempat
Ada sesosok eh dua sosok mahluk yang mendekati kelas para AP, makin dekat makin jelas yang satu tinggi, gigi runcing, rambut panjang mirip jiraya tapi warna hitam, dengan baju mirip gembel dan gak jalan tapi terbang sementara yang satunya pendek, jelek, bontot, topi buluk, badan gede kayak chouji tapi lebih bulet, mulut ditutupi gak tau masker atau jenggot yang tebel, gak tau dia jalan pake apaan, gak tau melotot ato merem yang pasti dia anggota Akatsuki terjelek dari anggota Akatsuki yang lain.
Dua sosok itu makin mendekati kelas mereka.
Saat masuk, delapan AP membayangkan sesuatu yang berbeda inilah bayangan  mereka :
Naruto membayangkan mie ramen busuk.
Sasuke membayangkan Itachi membusuk.
Itachi : “Hm rasanya gue harus mandi!”
Sakura membayangkan wajah dua guru besar mereka, yaitu Kakashi dan Kakuzu.
Hinata membayangkan sesuatu yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Neji membayangkan Rock Lee mabok.
Sai membayangkan gambarnya rusak.
Shikamaru membayangkan ia makan nanas dan duren oren sekaligus. (?)
Lee membayangkan ia sendiri mabok.
Sosok aneh : “Baiklah anak anak kita mulai pelajarannya
Sakura : “Pak, bapak ini namanya pak siapa?”
Sosok aneh : “
Nama saya SA-SO-RI ingat itu
“SA-SO-RI”
Sosok aneh : “Bagus
Naruto : “Terus yang satunya siapa pak Sasori”
Sasori : “dia boneka milikku, dia merupakan kugutsu yang dibuat dari tubuh manusia, namanya cukup special namanya ******** ******  dia merupakan kazekage terhebat, dia dibuat dengan cara yang rumit, itu akan saya jelaskan beberapa hari lagi, dia sangat kuat, lalu sebenarnya saya memakai tubuh boneka bernama hiruko, ia dulunya adalah shinobi hebat dari desa pasir, prosesnya mirip dengan cara pembuatan kugutsu hitori ini!
-
-
Sasori : “Kenapa diem
Tumben Cuma dua strip
Sakura : “trus tubuh asli bapak kayak gimana” Hanya Sakura lah yang dari tadi mendengar kuliah tujuh menit dari boneka bermasker Kakuzu ini.
Sasori : “Ini dia
Jeng Jeng Jeng
Waaaaaah
Kedelapan AP terdiam dalam waktu yang cukup lama. Satu menit, dua menit, tiga menit, empat menit, lima menit, enam menit, tu…
Sasori : “Woi, mau dimulai gak nih
“Mulai”
Sasori : “Oke baiklah pertama-tama saya akan memberi tau sesosok mahluk yang ada di samping kiri ku dan kanan kalian semua, ekhem perkenalkan namanya Kazekage ketiga model kedua!
“WAAAAAH”
Sasori : “Sekarang diantara kalian ada yang bisa menggunakan cat lukis?
“Saya pak”
Sasori : “Siapa namamu anak muda?”
“Sai pak” (Gak mudeng banget dah orang kayak Sasori dipanggil ‘pak’)
Sasori : “Baiklah coba gambarlah sosok disampingku ini dengan tinta warna-warni!
Sai pun langsung mulai menggambar, mula-mula ia menggambar kepala lalu pundak lalu lutut lalu terakhir kaki dan Sai pun menyelesaikannya dalam waktu 1 ½ menit.
Hebat juga ini bocah” Gumam Sasori dalam hati bonekanya. Boneka juga manusia, punya rasa punya hati, jangan samakan dengan, gurunya Rock Lee.
Di Konoha
Guy Sensei : “Wah ada yang menyebut nama gue nih, siapa ya? Jangan-jangan hantu!” (Gak ada yang nyebut kok!)
Kembali ke Lap-top
Sasori : “Sekarang diantara kalian, siapa yang bisa memainkan instrument musik?
Neji : “Buat apaan pak?” (Bener-bener gak enak dipanggil ‘pak’)
Sasori : “Supaya Akatsuki memiliki anggota grup band tersendiri supaya Akatsuki lebih go internasional gitu loh  ceritanya!
Sasuke : “Emang gak ada yang bisa memainkan instrument music dalam Akatsuki ini kak?” (nah gitu kek manggilnya bukan ‘pak’, tapi mendingan panggil master aje, saran doang sih)
Sasori : “Sebenarnya hanya ada satu orang yang berbakat dalam dunia entertainment namanya singkat aja D-Chan, ia bisa menyanyi yang lainnya sih gak bisa ngapa-ngapain!

Naruto : “Trus om bisa apa?” (Ini lagi malah panggil ‘om’, emang om lu Nar, mirip aje kagak!)
Sasori : “Saya bisa memainkan biola!” (dengan bangganya Sasori menunjukan biola milik Tobi yang dibeli Tobi International Departement Store)
“WAAAAAAH”
Sakura : “Coba mainkan!”
NGEK NGEK NGEK NGEK
Kedelapan AP hanya pasrah *sambil menutupi kuping dengan rambut Neji* mendengarkan music mengerikan dari boneka hidup di depan kelas.
Sasori : “Selesai! Bagus bukan?
Teng Teng Teng

Sasori : “
Oh sekarang sudah waktunya pulang, hari Kamis kalian semua bawa alat untuk mewarnai oke!