Laman

Check This

Tampilkan postingan dengan label fanfiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fanfiction. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

Fanfic Naruto Sekolah Akatsuki ( Part 2 ) by Kevin


Pelajaran kedua
Konan : “Selamat pagi semua, apa kabar kalian semua, semoga hati kalian sobek bagaikan uang kakuzu di gunting Sasori!”
Kakuzu merasakan aura Konan saat Konan berkata uang hm (RP/$/¥/$)
Sasori : “Ada yang ngomongin guntingku tercinta nih!
Kembali ke ke-las
Konan : “Beda seperti Kakuzu, saya akan membagikan buku secara gratis kepada kalian, ini sebagai bentuk penghematan kayu jati”
Konan : “INI DIA!!!!”
Jeng Jeng Jeng Jeng
Konan langsung membuat delapan buku yang berjudul “Cara Pemanfaatan Sumber Daya Alam”.
Konan : “Sekarang saya akan menanyakan kepada seseorang hmmmm kau (menunjuk Hinata) apa yang kau lakukan setelah menulis sesuatu tetapi salah menulisnya”
Hinata : “ah mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm…… mem membu membua menbuan membuang kertas itu lalu mengganti dengan kertas yang baru”
Konan : “GRRRRRRRRHHHHHH ha Hinata saat selesai menulis lalu salah kamu tidak boleh MEMBUANGNYA!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Konan : “Saat salah kalian harus menggunakan alat penghapus begitu loh ceritanya!”
Sai : “Bu Guru kalau menggunakan tinta bagaimana bu”
Konan : “Gunakanlah lap yang bersih kalau belum bersih gunakanlah sedikit byclin, karbol, rinso, wing, easy, sunlight, dan boleh pake detol” (Author : “Wah! Konan iklan nih kata-katanya diluar dialog!” Konan : “maaf-maaf!” Author : “yang bener ya kalo gak kena tendang” Chiara : "Kevin ngikutin kata-katanya L yang di Death Note wooo!!" )
BAIK BU GURU
Konan : “oke, terima kasih semuanya”

Pelajaran ketiga
Tobi : “Selamat pagi murid-murid?Apa kabar semuanya?”
.
.
.
.
.
.
.
.
Tobi : “Kenapa tidak ada yang menjawab?Apa kalian tidak dengar?Atau suara Tobi kurang keras?”
.
.
.
.
.
.
.
Tobi : “SELAMAT PAGI SEMUANYA?”
8 shinobi Konoha : “Selamat pagi pak topeng oren”
Tobi : “Kalian semua tidak sopan ya! Karena sekarang adalah pelajaran sopan santun kalian harus belajar agar menjadi anak yang taat dan dermawan (sejak kapan akatsuki jadi taat dan dermawan?)
Tobi : “Sekarang kita akan mulai, pertama siapa ketua kelas disini?”
.
.
.
Rock Lee : “Belom dipilih Pak Tobi (gak enak banget ngucapinnya)”
Tobi anak baek : “HAH belum Dipilih”
Tobi anak baek : “Sekarang votting aja kalian semua menulis nama seseorang untuk dijadikan ketua kelas, yang namanya paling banyak ditulis dialah yang berhak menjabat sebagai KETUA KELAS”
Jawaban mereka semua adalah :
Naruto: Sakura-chan
Sasuke : Sasuke (Wah, ada tindak ketidak adilan disini)
Sakura : Sasuke-kun
Hinata : Naruto-kun
Neji : -
Sai : Danzo (?)
Shikamaru : Neji
Rock Lee : Guru guy (?)
Hm, karena saat menulis tidak disebutkan siapa yang menuliskannya maka dihitung dari nama terbanyak yang ditulis, ini dia hasilnya :
Naruto : I
Sasuke : II
Sakura : I
Hinata : 0
Neji : I
Sai : 0
Shikamaru : 0
Rock Lee : 0
Danzo : I
Guru Guy : I
Jadi untuk ketua kelas di kelas ini adalah Uchiha Sasuke (^v^), tetapi hanya ada satu manusia yang mengetahui rahasia kecil Sasuke ini, hiii merinding nih.
Tobi : “Baiklah sekarang saya akan memberi tau bagaimana cara yang dilakukan saat bertemu dengan guru”
Teng Teng Teng
Bel berbunyi semua murid pulang ke asrama

Hari Selasa
Pelajaran pertama : Vokal
Pelajaran kedua : Sopan santun
Pelajaran ketiga : Matematika
Pelajaran keempat : Seni budaya

Pelajaran pertama
Deidara : “Selamat pagi murid-murid?”
Delapan AP : “Selamat pagi bu guru”
Deidara : “Hah, kenapa kalian panggil gue “bu”, emang gue ibu kalian, lagian juga gue itu jantan nih liat nih (sambil menunjukan tangan berototnya)”
Kedelapan  AP ( Anggota Perfilman ) terdiam setelah mendengar ceramah pendek dari seorang laki atau perempuan  (BANCI) yang menunjukan tangannya yang memiliki mulut.
Deidara : “BAIKLAH SEMUANYA!!!!!TERIAKAN BANZAI LEWAT HATI TERDALAM KALIAN!!!!!! (Menggunakan mic dengan volume lebih besar dari ledakan bom bunuh diri banci ini sendiri)
Kedelapan AP dengan terpaksa menurut saja.
BANZAI
Deidara : “DARI HATI TERDALAM!!!!!!!”
BANZAIIIII!!!!!
Deidara : “HATI PALING DALAAAAAAAAMMMMM!!!!!!”
BANZAAAAAAAAAIIIIIIII!!!!!!!!!!!!!!!
Deidara : “MASIH DARI MULUT, BELUM DARI HATI YANG TERDALAM!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
BBBBBBBBBAAAAAAAAANNNNNNNNNZZZZZZZZZAAAAAAAAAIIIIIIIII!!!!!!!!
Deidara : “LEBIH KERAS!!!!!!!”
BBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBBAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Kedelapan AP terbatuk-batuk setelah meneriakan kata-kata aneh diatas.
Deidara : “Terima kasih untuk suara dari lubuk hati kalian semua, tadi baru pemanasan, sekarang saya akan memanggil satu orang untuk berduet dengan orang yang berada di balik tirai NO.2.  Baiklah mmmm kau (menunjuk Rock Lee)”
Rock Lee : “Saya bu eh pak ohok ohok”
Deidara : “Iya kamu”
Rock Lee : “Baik bu eh pak”
Deidara : “Sekarang buka tirai no 2!!!!
Jeng jeng jeng
DIA ADALAH SESEORANG DENGAN NADA HEBAT DAN IA ADALAH
KILLER BEE
Killer Bee : “YOOOOOO”
Deidara : “Baiklah Bee, kau mulai lakukan nyanyian isi hatimu dengan anak muda berbaju ketat ini”
Killer Bee : “Baiklah anak muda, ikutilah apa yang aku nyanyikan”
Killer Bee : “Kau membuat ku menjadi gila yo”
Rock Lee : “Kau membuat ku menjadi gila”
Killer Bee : “Nadamu sama sekali tidak menjiwa, sekarang coba dengarkanlah frekuensi lagu dari Dei-Chan”
Deidara : “BAIKLAH, SEMUANYA IKUTILAH FREKUENSI INI”
Deidara : “SEMUANYA, NYANYIKANLAH LAGU KEBANGSAAN AKATSUKI!!!!!” ( Chiara : "Nadanya make nada lagu Indonesia Raya ya!" )
Akatsuki Tanah airnya Tanah tumpah mie ramen Disanalah Tobi berdiri Jadi pandu bapaknya Akatsuki gak akan bangga Bangsa dan tanah Deidara Marilah kita berseru!”Seni adalah ledakan”
Hiduplah Sasori hiduplah Sasori Sasori Sasori dan Sasori
Bangunkan Kisame bangunkan Kisame untuk Akatsuki Raya
Akatsuki Raya, miskinlah miskinlah, karena uang dipegang Kakuzu
Akatsuki Raya, miskinlah miskinlah, hiduplah bangunkan Akatsuki

Pelajaran kedua
Tobi : “Selamat pagi murid-murid !”
Delapan ap : “Selamat siang pak Tobi”
Tobi : “Oh, sekarang sudah siang ya, kenapa bapak (pak?) merasa masih pagi”
Tobi : “Baiklah Sasuke suruh semuanya baris di lapangan”
Sasuke : “Emang kenapa pak”
Tobi : “Udah lakuin aja”
Sasuke : “Ya udah dah”
Tobi : “Eh, ngomong sama yang lebih tua harus sopan, ulang lagi”
Sasuke : “What the hell”
Tobi : “Malah ngomong gitu, eh umur kamu berapa anak muda?”
Sasuke : “Sendirinya berapa?”
Tobi : “5 tahun”
Sasuke : “HAH”
Tobi : “Umur kamu berapa?”
Sasuke : “6 tahun wek”
Tobi : “Boong”
Sasuke : “Betul”
Tobi : “boong ah”
Sasuke :betul
Tobi : “Iih Sasuke-chan cucok ah, boong kale”
Sasuke : “BETUL”
Tanpa terduga mereka berdua saling berdebat sampai ketujuh AP lain memejamkan mata, iya betul mereka semua kedip.
Teng Teng Teng
Neji : “Pak Tobi, pelajaran sopan santunnya dah selesai pak!”
Tobi : “Baiklah bapak pengen keluar dulu yah”
Kakuzu : “Eh Tobi ngajarin apaan?”
Tobi : “Cara menjadi warga Negara yang baik” (perasaan gak ada dalam dialog nih).
Kakuzu : “Ya udah, diluar hati-hati ya, masih ingat pesan Dei chan kan!”
Tobi : “Ya iyalah, jangan pergi sampai malam, jangan ngejar kupu-kupu disiang hari, jangan pergi sama om-om yang gak dikenal terus kalo beli balon jangan lupa beliin Deidara-senpai yang warna pink.
Kakuzu : “Ada yang kelupaan ‘kalo nyampe besok gak datang bayar uang ke kamar gue oke”
Tobi : “Baik…”

Oke semuanya, kita lanjut lagi ke Part 3 ya hehe adikku lebih berbakat daripada aku huhuhu (T▽T) tapi untuk pengetahuan tentang Anime & Manga mungkin lebih banyak tau aku daripada adikku khukhukhu *evil laugh.

Kamis, 19 Januari 2012

Fanfic Naruto ( Part 2 ) by Chiara

Konichiwa minna-san :) kembali lagi sama saya adiknya Itachi hohoho aku udah bikin lanjutannya nih :) sumimasen yaa kalo tulisannya agak freak gimana gitu hehe silahkan dibaca Arigatou gozaimashita sekali lagi sumimasen, gomen nasai hehe maaf semaaf-maafnya kalau tulisannya aneh, gak jelas, dan ngebosenin -_-

          Sementara di lantai 3 terdapat Kakuzu yang sedang menghitung uang dikamarnya dan ditemani oleh Hidan dan Zetsu yang sedang main kelereng “yesss gua menang” ucap Hidan bergembira…ketauan banget masa kecil tak bahagia -___- hoho… “seratus, dua ratus, tiga ratus, empat ratus, lima ratus, enam ratus, tujuh ratus, delapan ratus, Sembilan ratus…” ucap Kakuzu menghitung duitnya… “ternyata kurang seratus ribu lagi untuk memenuhi kebutuhan kita minggu depan” ucap Kakuzu yang langsung disahut oleh Hidan  “sekarang baru hari senin kan??bagaimana kalau diantara kita-kita yaitu para Akatsuki members ada yang mengikuti sebuah kontes..”usul Hidan “kontes apa??” tanya Zetsu hitam “ya benar, kontes apa yang kita ikuti??” sambung Zetsu putih “kontes menerapkan gaya hidup sehat” jawab Hidan…
       Setelah mengusulkan kontes itu kepada Zetsu, Kakuzu dan Pain ia segera mencari para Akatsuki members yang lain dan ia bertemu Deidara di lantai 4 “Oyy Hidan!!!ngapain lo??” tanya Deidara “gue lagi ngusulin  ke Akatsuki members lainnya untuk mengikuti sebuah kontes demi mengisi keuangan kita minggu depan.. dikarnakan keuangan kita untuk minggu depan sangat menipis” jawab Hidan “kontesnya tentang apa??” tanya Deidara lagi “Menerapkan ‘gaya hidup sehat’…pendaftarannya besok dan kontesnya hari sabtu ya berarti 5 hari lagi lah kontesnya”
       “hooh, gue tau siapa orang yang bisa kita masukin ke kontes itu!!!” ucap Deidara “siapa???” tanya Hidan “Itachi..…siapa lagi??cuma dia yang tertarik sama begituan hoho” jawab Deidara santai “emm, oke…..bilang ke Itachi kalo besok dia harus daftar dan harus mengikuti kontes itu dengan sangat baik dan benar…kalo dia gak mau akan gue ‘bunuh’ si Itachi!!” ucap Hidan berapi-api dan disambut oleh Deidara “Jiahh, pake kata-kata mau ‘bunuh’ si Itachi segala lagi…adanya juga sebelum lu bunuh tu anak, lu yang dah mati duluan kaliii khukhukhu” ucap Deidara disambut amarah Hidan “apa kata lu??” ucap Hidan marah sekaligus kesal telah diremehkan oleh Deidara, Deidara pun langsung lari menuju kearah lift dan turun ke lantai 1 untuk menemui Itachi…
       Akhirnya Deidara pun bertemu dengan cowok cool berambut hitam dan bermata tajam .. ngeri amat matanya tajem, ada pakunya yak?! (?) garing wooo!!!!
“Oy, Itachiii…nih gua punya brosur & formulir ‘kontes gaya hidup sehat’!!! katanya Hidan ini untuk lo!!” Teriak Deidara sampe-sampe teriakannya kedenger sama Akatsuki member lainnya,*Author : “teriakannya Deidara walau gak make toa kan udah kedenger nyampe 10 km -__- hahha peace Dei” Deidara : “zzz”*
“Apaan sih dei, lo tereak-tereak kayak ‘orang gila abis nyemplung ke selokan’ .. ganggu gua aja yang lagi nyari majalah gua ‘healthy life style’ .. gua panik nih nyari majalah gua ntuh yang ke 1000, kalo nanti gak ketemu gimana?! Hidup gua dipertaruhkan dei, nanti gua jadi gak cool lagi dong” Itachi yang mendengar teriakan Deidara pun protes -__- “Heh, lo denger gak sih tadi gua ngomong apa??!” Protes Deidara kesal,  
“Kagak, abis gua males dengerin lo ngomong udah kayak ‘orang gila abis nyemplung ke laut, terus kagak selamat abis itu arwahnya muncul di hadapan gua’  lagian ngapaen sih lo tereak-tereak kayak gitu, pengak nih telinga gua” Omel Itachi dan Deidara pun juga ikutan ngomel “Oyy!! gua tuh cuma pengen nawarin lo sesuatu tau gak seh?! Ya udah kalo gak mau, gua gak akan nawarin lo lagi..kalo pengen tau tanya aja sono ke hidan..!!” Deidara pun pergi meninggalkan Itachi dan Itachi hanya cengok ngeliat Deidara ngomel-ngomel. 

        Deidara pun tiba di kamar Hidan yang sedang berdoa kepada dewa jashin …. Suasana di kamar Hidan yang tadinya sepi dan tenang … Tiba-tiba ….
“Hidaaaaaan!!!!!nih brosur sama formulirnya gue kembaliin ke elo, capek gue sama si Itachi..gue dah ngomong baek-baek malah dianya ngomel-ngomel gak jelas -_- lo aja sana yang nawarin ke Itachi!!” Omel Deidara ke Hidan “Loh?! Kok ngomelnya jadi ke gue sih?! Gue kan gak ngapa-ngapain…tapi oke deh kalo lo nyerahin masalah ini ke gue” Ucap Hidan pasrah.
           Akhirnya Hidan pun menemui Itachi di lantai 1, lebih tepatnya di ruang keluarga .. Setelah turun dari lantai 2 dengan menggunakan lift ~.~ Hidan pun sampai di ruang keluarga….
“Oy Itachi, gua punya formulir pendaftaran untuk lomba nih!” Kata Hidan dengan santai dan tenang .. Author baru tau kalo Hidan bisa pasrah, santai dan tenang biasanya kan Hidan itu rusuh, berisik, marah-marah mulu ya gitu deh ¬_¬ #Plakk#
         “Formulir apaan?!” Tanya Itachi dengan singkatnya.. “Wah bener kata Deidara, udah dibilangin sama Deidara tetep kagak connect aja lo -_- ini gua bawa brosur and formulir kontes gaya hidup sehat” Jawab Hidan “Tadi kata lu lomba, kok jadi kontes sih??aneh lu!!” Komentar Itachi “Iya dah, mau lomba mau kontes bagi gua sama aja yang penting lu wajib ikut..soalnya lu kan paling cocok tuh sama yang kayak gitu-gitu, selain lu siapa lagi member Akatsuki yang mau ikut -_- adanya juga pada nolak kaliii!!” Kata Hidan pendek lebar .. “Kalo gua boleh ikut gak?!” Kata Kisame yang tiba-tiba datang tanpa diketahui hawa keberadaannya dan kehidupannya *lah?!* “Jangan lu deh yang ikut, cukup gua aja!!” Samber Itachi -_- “Kok gitu?!” Tanya Kisame “Soalnya muka lu jelek sih!!” Jawab Itachi tanpa rasa bersalah “Lu jahat banget sih sama partner lu sendiri masa gua dibilang jelek” Jawab Kisame sedih “Kita kan emang jahat semua Kisame!!!! Akatsuki kan organisasi beranggotakan 9 orang jahat gimana sih lu :P” Elak Itachi “Oiya ya gua lupa hehe” Kata Kisame “Lu udah jelek kok stupid ya?! Beda jauh sama Itachi yang cakep, pinter, pokoknya ‘Itachi is the best forever in Akatsuki” Kata Hidan tanpa rasa bersalah “Apa kata lu Hidan!!!!” Kisame pun mulai marah, mukanya udah kayak Ikan Hiu direndam di air panas bersuhu 180°C..*Author : “Kisame itu emang ikan hiu kan!!” Itachi : “gak boleh gitu..nanti fans Kisame pada ngamuk semua lho!!”    Author : “emang si Kisame punya fans?! Bukannya dia gak punya ya -_- peace” Itachi : (tertawa kecil) Kisame : (tambah marah) Author : (#Plakkk# digampar Kisame)*
             “Sudahlah Kisame, gak ada gunanya lu marah-marah kayak gitu!! Adanya lu jadi kayak boyooot tau gak -_-” Ujar Itachi ke Kisame “Tapi….” Omongan Kisame terpotong karena melihat Itachi yang memandang tajam ke arahnya “Kisame Hoshigaki!!” Itachi mulai kesal “Iyaa gua ngerti!!” Jawab Kisame “Khukhukhu, kalo sama Itachi aja baru nurut lu :P” Ejek Hidan “Cih, lu juga kalo sama Kakuzu nurut aja” Ejek Kisame…dan tiba-tiba “Heh!! pada ngapain nih berisik banget, ganggu gua yang lagi tidur aja...hormatin gua dong, gua kan pemimpinnya masa lu pada gangguin gua tidur sih -_-” Kata sang pemimpin Akatsuki yang bernama Pein “Gomen na sai” Kata Itachi, Kisame, dan Hidan berbarengan “Enak banget kalian pada minta maaf kayak gitu aja!! Kalian harus dihukum dengan cara Akatsuki!!!” Kata Pein naik darah “Hah? Nani? Dame desu yo!!” Kata mereka bertiga “Hmm…kalian harus menerima hukumannya…dan hukumannya adalah….” Kata Pein “Apa?” Kata mereka bertiga “Kalian harus ke Konoha dan cari 5 orang Shinobi yang memiliki bakat khusus…kalian mengerti?!” Kata Pein “Haik..Sou desu ka!!” Kata mereka bertiga mengerti “Suteki desu ne, besok jam 7 pagi kalian harus sudah ada di pintu depan rumah ini..mengerti!!” Kata Pein pendek “Haik” Kata mereka bertiga lagi “Ja, mata ashita!!” Ucap Pein pendek, singkat, dan gak jelas *gak jelas soalnya make bahasa Jepang -_-*

Esok paginya…Kisame, Itachi dan Hidan sudah berada di pintu depan rumah anggota Akatsuki…dan pintu pun dibuka oleh Pein dan keluarlah sang pemimpin berambut duri tersebut….
              
     ~To Be Continue~
Arigatou gozaimasu ya udah baca entry yang ini maaf banget kalau tulisannya jelek dan aneh -_- 
             

Selasa, 29 November 2011

Fanfic Naruto (Part 1) by Chiara

Author/Penulis : Rikudo Sennin :) eh salah Chiara Uchiha adiknya Itachi :D #Plakk *digampar Sasuke*
Pemain : Tokoh-tokoh di Naruto
Bahasa : Indonesia (informal), bahasa gaul, Inggris, Jepang ^^

      Pada suatu hari terdapat 2 orang anggota Akatsuki bertampang konyol dan buruk rupa yang sedang jalan kaki dari pasar ke rumah besar nan mewah tempat Akatsuki members tinggal..gilee, sejak kapan anggota Akatsuki pada kaya .. yah sebenarnya dari dulu dah kaya..ya ya benaaar kaya MONYET 

      Nah setelah menempuh perjalanan yang panjang nan jauh sepanjang sungai amazon *ya elah lebay amat sih authornya -_-* hahaha sebenernya sih jauhnya cuma 1km doang. Akhirnya 2 ninja bertampang mengerikan tersebut pun sampai di rumah super mewah yang seperti hotel berbintang 7 (berlantai 10, terdapat 10 kamar tidur utama, 10 kamar mandi utama, 10 dapur, kolam renang bintang 7, ruang bioskop pribadi, lift berhiaskan berlian, jacuzzi di setiap kamar mandi, ruang makan bintang 7, lapangan golf 10 hektar, lapangan tennis, club mewah, dll.) 2 ninja tersebut adalah Tobi dan Kisame Hoshigaki………

JRENG JRENG JRENG JRENGG!!!!

     Setelah mengetuk pintu berlapis emas murni dan berhiaskan kristal swarovski, akhirnya rumah super mewah tersebut dibuka oleh cowok cool berambut hitam yaitu……………………............Itachi Uchiha, Itachi merasa kegiatannya diganggu..asal tau aja Itachi tuh lagi nonton acara tv bertema “gaya hidup sehat” atau “healthy life style” dia tuh pengen tau gimana caranya biar tambah cool *Author : “ya elah Itachi, lu mah dah cool, gak usah ditambah cool lagi deh..adanya fans lu makin banyak*
     “Konichiwa Itachi-senpai….O genki desu ka?!” tanya Tobi dengan nada konyol dan hal itu sukses membuat Tobi mendapat jawaban yang tidak dimengerti oleh Tobi “Oh, I’m fine and you Tobi??Oh no no don’t talk about  your condition, I know your condition is very bad” ucap Itachi berbahasa Inggris dan alhasil Tobi yang tidak bisa berbahasa Inggris pun diam sejuta bahasa mendengar jawaban Itachi, Itachi pun tertawa kecil karena melihat ekspresi Tobi yang diam sejuta bahasa…*Author : “kok lu bisa bahasa Inggris sih?setau gua tuh orang Jepang bahasa Inggrisnya kurang lancar” Itachi : “Iye dong, gue kan dah lulus les bahasa Inggris dari sang master” Author : “siapa master lu?” Itachi : “Orochimaru-sama^^” Author : (muntah-muntah 7 hari 7 malam)*
       Setelah masuk kedalam rumah yang super mewah itu Tobi dan Kisame pun langsung duduk di sofa super empuuuk yang saking empuknya lu nyampe tenggelam di sofanya -__- yang berada di ruang keluarga tersebut dan menyalakan AC…… lalu datanglah Konan yang membawa ayam bakar nan lezat ke ruangan tersebut “Hay friends, liat nih gue bawa apa!!tadaaa….ayam bakar ala Master Chef Konan” ucap Konan sambil meletakkan makanan tersebut di meja bundar depan sofa “Waw, Konan-senpai sangat baik ya telah menghidangkan masakan yang sangat lezat ini..baiklah Tobi akan memakannya” ucap Tobi sambil bersiap mengambil satu potong ayam bakar dan berniat membuka topengnya..namun tiba-tiba datanglah Deidara yang baru bangun tidur “Oyy ada bau lezat nih, wah bau ayam bakar yak?” Tanya Deidara “Iyak, lu dari tadi kemana aja sih dei? masakan gue tuh memang so delicious baunya ajah dah kecium dari jarak 1 km” jawab Konan dengan lebaynya…
        “Lebeh deh loh!!!!!” sahut Deidara “Lo sendiri juga lebay tau!!kayak gue dong duduk dengan tenang sambil nonton tv” samber Itachi mengomentari Deidara, Deidara tak bisa mengelak jika Itachi yang mengatakannya karena dia malas berurusan dengan Itachi, lalu Deidara pun mengambil sepotong ayam bakar dan tiba-tiba dia melihat sesuatu yang langka yaitu dia melihat bahwa Tobi hendak membuka topengnya

JRENG JRENGG JRENGGG JRENGGGG JRENGGGGG…

     Setelah itu Deidara memberitahu Konan dan Kisame kalau Tobi hendak membuka topeng oranyenya itu..
*Author : “lah? Itachi-Kun gak dikasih tau dei?” Deidara : “enggak ah, Itachi kan lagi serius nonton acara tv yang gajebo itu loh..nanti kalau dikasih tau dia malah marah lagi” Author : “Oh” (manggut-manggut..tumben si Dei baek :P)*

“Konan, Kisame!!lu berdua sini dah..gua mo bisikin sesuatu ke kalian berdua!!” teriak Deidara…*Itachi : “Lu gak usah teriak-teriak dong dei, pengak nih telinga gua denger suara lu”  Author : “yahh elu kayak kagak tau si Deidara aja, dia kan kalo ngomong tereak-tereak ‘kayak’ orang utan :P” Itachi : (manggut-manggutin kepala) Deidara : “apa lu bilang author??!!awas aja lu ya..ngatain gue kayak orang utan” Author : “ye, lu mah dah bukan ‘kayak’ orang utan lagi, tapi…” Deidara : “tapi apa hah??” Author : “lu emang bener bener orang utan :P” Deidara : (natap Author dengan pandangan mau ngebunuh si Author) Author : (mundur sejuta langkah)*
      “kita liat yuk, detik-detik disaat partner ‘autis’ gue mau membuka topengnya..gue pengen tau wajah tu anak kayak gimana” ucap Deidara “Iyah, gua juga pengen tau” jawab Konan “gue juga penasaran nih, kira-kira muka tu anak kayak gimana yak…apakah lebih cool dari partner gua si Itachi, atau lebih kalem dari Sasori” ucap Kisame kepada Deidara dan Konan .. lalu setelah mereka berbisik-bisik mereka segera ketempat dimana Tobi berada yaitu di ruang keluarga … Tobi bersiap makan ayam bakar yang sudah ia pegang ditangannya
       “Allahuma bariklana fima rozaktana wakinna azzabannar” Tobi pun membaca doa sebelum makan…Deidara, Konan, dan Kisame pun semakin tak sabar untuk melihat wajah Tobi..ckckck jangan terbawa nafsu!!... “ternyata partner gue alim juga yak, walaupun dia tuh autis dan rada-rada gimana gitu..gue aja kalau mau makan langsung main ambil..kagak make yang begituan” ucap Deidara jujur …setelah membaca doa Tobi pun mengucapkan selamat makan “Itadakimasu” ucap Tobi……..
       Tobi bersiap membuka topengnya..Jantung Deidara serasa mau meledak,  jantung Konan serasa mau terbang, dan kisame jantungnya serasa mau berenang karena mereka penasaran dengan wajah asli si autis itu…..Deidara, Konan, dan Kisame yang dari tadi duduk disamping Tobi pun langsung mengambil satu potong ayam dan sesekali melirik kearah Tobi akan tetapi……jantung Deidara serasa sudah meledak seperti bom Hiroshima & Nagasaki ‘Duarrrr’, jantung konan serasa sudah terbang tinggi ke black hole ‘plakkkk’ *gua gak tau bunyi terbang kayak gimana jadinya gini aja yak hehhe*, dan jantung kisame serasa sudah berenang mengelilingi 7 samudra..mereka tidak senang akan hal ini dan lemas sesudah itu, kenapa??                      Harusnya kan mereka seneng karna dah bisa ngeliat wajahnya Tobi??! Ya terus terang aja, Tobi tuh cuma membuka topengnya hanya sebatas mulutnya sedangkan bagian hidung sampe jidat masih tertutupi topeng..ahh pantes mereka jadi lemas gitu hohoho, setelah selesai makan Kisame, Itachi, Deidara, Tobi, dan Konan pun langsung menuju kamar masing-masing yang berada di lantai 2, setelah mereka semua sampai di kamar masing-masing, mereka melakukan kegiatannya masing-masing.
          Deidara langsung membuat karya bom tanah liatnya yang baru, begitu juga Kisame, setelah sampai dikamarnya ia segera memberi makan ikan hiu peliharaanya, saat sampai dikamarnya Itachi langsung memperagakan pola hidup sehat :P..setelah berada di kamarnya Konan pun langsung membaca buku-buku resep masakan yang diberi oleh Ayame..dan apa yang dilakukan Tobi saat berada di kamarnya? rupanya Tobi sedang bermain boneka barbie yang dia curi dari kamar Ino saat Tobi bermain ke rumah Ino *Author : “waaaaa dasar maling lo Tobi!!” (tereak Author make toa masjid) Tobi : “Tobi cuma minjem kok, ya walau pun Tobi belom ngomong ke Ino..nanti kalau Tobi udah selesai minjem baru Tobi bilang kalau Tobi dah minjem boneka Barbie-nya Ino tanpa izin” Author : “Itu sama aja maling taplakkkk!!!” Tobi : “beda sih (sambil ngotot)..kalau maling itu ngambil barang gak dibalikin, kalo minjem kan pasti dibalikin lah”  Author : “heh?? sejak kapan lo jadi ‘smart’ kayak gini??” Tobi : “emm, Tobi tuh jadi gini berkat jasanya Deidara-senpai” Author : “ohh, pantesan lo jadi ‘smart’ gara-gara Deidara ya…hooh” (maksud Author bukan ‘smart’ yang artinya ‘pintar’ tapi ‘pintar mengelak’)*

 To Be Continued ^^